Bila meninggal seorang anak adam itu, maka terputuslah segala-galanya kecuali tiga perkara:
- Doa anak yang soleh
- Amal jariah
- Ilmu yang boleh dimanfaatkan orang lain
Sudahkah kita membuat perancangan dan menyediakan bekalan untuk kehidupan yang kekal abadi di akhirat nanti? Firman Allah SWT:
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” Al-Hadid:18
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” Al-Baqarah: 261
Persoalannya adakah kita yakin dengan pulangan yang dijanjikan Allah SWT (sesuatu yang tidak dapat dilihat dengan mata kasar). Adakah kita bersedekah secara terancang atau bila hanya terlintas atau tergerak hati sahaja?
Kami sebagai Perunding Kewangan Syariah insyaAllah akan membantu anda dalam ke semua aspek tersebut.
